Thursday, 10 November 2011 01:40

Pembunuhan Petugas Keamanan BCA : Rekonstruksi

|

 

Polres Bandung menggelar rekonstruksi atas kasus pembunuhan satpam BCA Kantor Cabang Pembantu Kopo Bihbul, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, di Kantor BCA Kopo Bihbul, Rabu (9/11/2011).

Seperti telah diberitakan, perampok yang menewaskan seorang satpam bernama Asep Wahyudin itu terjadi pada Selasa (18/10/2011) sekitar pukul 21.00. Asep ditemukan tewas pada Rabu (19/10/2011) pukul 07.00.

"Dalam reka ulang terlihat, tersangka Jamaludin Malik memperagakan 23 adegan sambil disaksikan karyawan BCA dengan juru parkir sebagai model korbannya," kata Kapolsek Margahayu AKP Edi Suwandi yang ditunjuk sebagai juru bicara, di lokasi reka ulang Jalan Kopo Bihbul.

Reka ulang sempat terhambat karena tersangka mengaku lupa dengan apa yang telah dilakukannya. Beberapa kali sempat dilakukan pengulangan untuk mencocokkan reka ulang dengan berita acara pemeriksaan (BAP) yang telah dinyatakan oleh tersangka. "Semuanya saya kira telah sesuai dengan BAP. Proses reka ulang ini telah kami anggap cukup. Sebelum melakukan ini, kami sudah undang pihak keluarga korban, tetapi sepertinya sama sekali tidak ada yang datang," ujarnya.

Tersangka, Jamaludin Malik, yang merupakan seorang sopir travel, mengaku sangat grogi ketika melakukan rekonstruksi itu karena disaksikan karyawan BCA. Hal itu terasa lebih karena ia mendapat celaan masyarakat yang melihat dirinya di muka umum saat selesai reka ulang.

"Saya kini harus tinggal di penjara. Bahkan, tidak tahu kapan bisa bebas. Padahal, apabila bisa bebas, saya ingin nikah," ujar Jamaludin dengan santainya.

Rekonstruksi itu disaksikan banyak warga sekitar dan pengendara yang melintas, meski yang terlihat hanya pintu besi BCA yang tertutup rapat.

Rekan korban, Supriyono, seorang satpam BCA, mengaku kesal dengan ulah pelaku yang tega membantai korban tanpa ampun. Dengan cara melihat rekonstruksi itu, Supriyono merasa ingin membalas perbuatan pelaku. Namun, ia lebih menyerahkannya pada proses hukum yang berlaku.

"Kini kamera CCTV sudah bertambah satu unit, jadi dua unit. Bahkan, malam hari dijaga dua satpam," kata Supriyono.

 

Sumber:

http://regional.kompas.com/read/03574198

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy
 

About Us

PT. Satria Raksa Buminusa, a privately owned national company was established on 24 April 2004. Holds licences from KAPOLRI to conduct the following services:

  • Education Services
  • Security Devices & Modern Technology Application
  • Security Consultancy Services
  • Manned Guarding Services

QuickContact

Nama
Please type your full name.
Telp/HP
Invalid Input
E-mail
Invalid email address.
Alamat
Invalid Input
Pesan
Invalid Input