Thursday, 17 November 2011 08:03

Polisi: Nasabah Silakan Minta Dikawal, Gratis!

 

Ilustrasi nasabah bank sedang mengantre.

Maraknya aksi perampokan terhadap nasabah bank yang baru mencairkan uang puluhan hingga ratusan juta mendapat perhatian khusus aparat kepolisian. Untuk mengantisipasi tindak kejahatan yang terjadi, kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak mengambil uang dalam jumlah besar sebaiknya meminta pengawalan kepolisian.

Polisi sudah siap lakukan pengawalan. Masyarakat yang ingin dikawal tinggal meminta ke polsek atau polres. Gratis!
-- Gatot Edy Pramono
"Polisi sudah siap lakukan pengawalan. Masyarakat yang ingin dikawal tinggal meminta ke polsek atau polres. Gratis!" kata Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Gatot Edy Pramono, Kamis (17/11/2011), di Markas Polda Metro Jaya.

Gatot menepis tudingan aparat kepolisian menyulitkan permohonan pengawalan itu sehingga masyarakat tetap nekat membawa uang tunai dalam partai besar dengan sepeda motor tanpa pengawalan. "Kami tidak pernah menyulitkan permohonan itu. Silakan datang ke polsek dan polres akan langsung dikawal," ujarnya.

Menurut dia, pengawalan terhadap nasabah bank ini sangat penting untuk menjaga harta dan benda serta keselamatan jiwa nasabah. "Kalau sampai ada kejadian yang tidak diinginkan, justru akan jadi tanggung jawab kami. Makanya dilakukan pengawalan," tutur Gatot.

Sebelumnya, percobaan perampokan terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (28/10/2011) siang. Suwandi (41), karyawan Gaya Motor yang berkantor di Cakung, Jakarta Timur, hendak mengambil uang perusahaannya di Bank Ekonomi, Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading. Jumlah uang tersebut mencapai Rp 100 juta yang dimasukkan ke dalam tasnya.

Usai mengambil uang, korban meninggalkan bank dengan mengendarai motor sendirian kembali ke kantornya. Di tengah jalan, korban dipepet pelaku. Korban sempat melawan sampai akhirnya pelaku menebas tangan kanan korban hingga putus. Namun, korban langsung tancap gas dan pelaku gagal mengambil uang Rp 100 juta itu.

Kejadian serupa juga terjadi kemarin, Rabu (16/11/2011). Korban yaitu Yusuf Marta (21). Usai mengambil uang Rp 241 juta dari Bank Ekonomi cabang Sunter, Yusuf meninggalkan bank dengan menggunakan sepeda motor seorang diri.

Saat melintas di depan Apartemen Mitra, Jalan Mitra Sunter, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sepeda motor Yusuf tiba-tiba dipepet sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua pelaku. Pelaku berusaha merampas tas hitam yang berisi uang. Namun, Yusuf melawan sampai baju pelaku sobek.

Duel antara Yusuf dan pelaku pun terjadi. Sampai akhirnya paha Yusuf ditembak oleh pelaku. Namun, Yusuf sempat menghalau tangan pelaku yang memegang senjata sampai akhirnya senjata api jenis revolver merek S&W terjatuh di jalan. Pelaku kabur, sementara uang ratusan juta berhasil diselamatkan Yusuf.

Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2011/11/17/13263644

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy
 

About Us

PT. Satria Raksa Buminusa, a privately owned national company was established on 24 April 2004. Holds licences from KAPOLRI to conduct the following services:

  • Education Services
  • Security Devices & Modern Technology Application
  • Security Consultancy Services
  • Manned Guarding Services

QuickContact

Nama
Please type your full name.
Telp/HP
Invalid Input
E-mail
Invalid email address.
Alamat
Invalid Input
Pesan
Invalid Input